Macam-macam Sistem Operasi (OS) Android dan Komputer
Sistem Operasi (OS) atau sistem operasi adalah salah satu perangkat lunak atau perangkat lunak yang bertanggung jawab atau mengontrol kerja perangkat keras atau perangkat keras dan menjalankan aplikasi atau perangkat lunak di dalam suatu sistem komputer.
Dengan kata lain, sistem operasi adalah sistem yang mengendalikan operasi dasar dan memastikan sistem dalam komputer dapat berjalan dengan semestinya. Sistem operasi mendukung suatu aplikasi dapat berfungsi sehingga sistem operasi juga disebut sebagai komponen penting. Komputer dan sistemnya hanya dapat berfungsi dengan adanya sistem operasi kecuali komputer sedang dalam keadaan booting.
Disini saya akan membahas tentang OS yang ada di Android dan juga di Komputer.
OS pada Android
Android 1.0 Alpha
Versi Android 1.0 Alpha ini pertama kali dirilis pada September 2008 dan tidak ditujukan untuk kebutuhan komersial. Walaupun belum dirilis secara komersial, versi Android ini telah dilengkapi dengan fitur dukungan akses web browser, streaming youtube, pemutar media, google map, dan acara dengan aplikasi google lainnya.
- Android 1.1 Beta
Selang beberapa bulan versi Android 1.1 Beta diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2009. Sama seperti pendahulunya yakni Alpha versi Android belum dirilis secara komersial, hanya diperuntukan untuk satu perangkat. Pembaruan ini dilakukan untuk memperbaiki bug dan meningkatkan beberapa fitur seperti rincian lokasi pada aplikasi peta serta fitur yang dapat diisi dan menampilkan tombol panggilan.
Android 1.5 Cupcake
Barulah pada tanggal 30 April 2009 android versi android 1.5 Cupcake yang diperkenalkan secara komersial. Versi Cupcake merupakan generasi pertama yang dirilis secara komersial dan berawal dari sinilah Android mulai menggunakan nama makanan manis kepada setiap versi Android yang dirilisnya. Beberapa fitur yang dimiliki Android Cupcake seperti dukungan akan rotasi layar otomatis, widget, dan keyboard virtual.
Android 1.6 Donat
Versi pembaruan Android berikutnya adalah versi 1.6 Donat yang dirilis pada tanggal 15 September 2009. Pada Donat ini Android menambahkan beberapa fitur seperti model baterai, dukungan gestur, fasilitas pencarian di pasar android atau yang sekarang kita kenal dengan play store.
Android 2.0 Eclair
Selang Android melakukan pembaruan untuk memperbaiki bug dan memperbaya fiturnya tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2009. Pembaruan Android versi 2.0 diberi nama Eclair dan pada versi ini terdapat beberapa fitur seperti multi touch, live wallpaper, perubahan tampilan antarmuka dan dukungan browser untuk HTML5.
Android 2.2 Froyo (Yogurt Beku)
Pada tanggal 20 Mei 2010 Android kembali kesalahan versi yaitu versi 2.2 Froyo. Pada versi Froyo ini Android sudah mulai dikenal luas oleh vendor atau pabrikan ponsel. Pembaruan Android 2.2 membawa beberapa fitur unggulan seperti gambar pada galeri dengan gerakan, peningkatan fitur USB tethering dan hotspot WIFI serta dukungan animasi GIF pada web browser.
Android 2.3 Gingerbread
Pada versi ini tidak bisa diragukan lagi Android telah menjadi sistem operasi seluler yang populer. Kerjasama dengan pabrikan Samsung dalam membuat produk Samsung Galaxy Series semakin menambah kepopuleran Android.Versi 2.3 Gingerbread dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 dengan menambahkan beberapa fitur seperti dukungan NFC, fitur copy atau paste dengan memilih kata melalui layar yang mendukung serta dukungan beberapa sensor lainnya.
Android 3.0 Honeycomb
Versi Android berikutnya adalah versi 3.0 Honeycomb yang diperkenalkan pada tanggal 22 Februari 2011. Versi Android ini dikhususkan untuk perangkat tablet PC, dengan membawa beberapa fitur yang ditujukan untuk komputasi bisnis pada tablet. Fitur yang dimiliki Android Honeycomb seperti dukungan prosesor multi core, dukungan obrolan video dengan Google Talk dan kecepatan saat berpindah aplikasi yang sedang berjalan dengan fitur multitasking apps recent apps.
Android 4.0 Ice Cream Sandwich
Android ICS Tepat pada tanggal; 19 Oktober 2011 Android kembali versi 4.0 Ice Cream Sandwich. Versi ini membawa fitur yang dimiliki oleh Honeycomb untuk berjalan pada smartphone yang sebelumnya hanya ditujukan untuk tablet PC.Selain fitur yang sebelumnya ada di Honeycomb, versi 4.0 juga menambahkan beberapa fitur lain seperti antarmuka dan kostumisasi widget.
Android 4.1 Jelly Bean
Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 27 Juni 2012. Pengembangan versi Jelly Bean lebih berfokus pada peningkatan performa tampilan antarmuka. Fitur terbaru yang disematkan pada versi Jelly bean adalah keyboard yang bisa dikostumisasi oleh pengguna dan dukungan gestur pada keyboard, UI yang lebih halus, dukungan tampilan nirkabel, widget yang bisa diatur dan ukurannya.
Android 4.4 KitKat
Nama KitKat yang dipilih Android untuk digunakan pada versi dengan cara yaitu versi 4.4 yang diresmikan pada tanggal 31 Oktober 2013. Pada versi ini Android meningkatkan optimalisasi dengan memberikan fitur yang lebih baik. Beberapa fitur yang dibawa oleh android KitKat seperti WebView yang berbasiskan Chromium, pengoptimalan kinerja terhadap perangkat dengan spesifikasi rendah, dukungan sensor batching dan step detector.
Android 5.0 Lollipop
Versi Android selanjutnya adalah versi 5.0 Lollipop yang dirilis pada tanggal 25 Juni 2014. Pada versi ini Android tidak hanya menjadi sistem operasi pada perangkat smartphone, namun juga telah berjalan pada perangkat seluler lainnya seperti Android TV dan juga Google Fit. Beberapa fitur yang ditambahkan pada versi ini adalah antarmuka pengguna yang mengikuti desain Google yaitu desain material dan fitur pengaturan ulang pabrik untuk menjaga ponsel cerdas agar tidak ada pengaturan ulang hilang.
Android 6.0 Marshmallow
Android 6.0 Marshmallow diperkenalkan pada tanggal 5 Mei 2015. Fitur yang dibawa oleh versi Android Marshmallow adalah dukungan sensor sidik jari untuk mengakses smartphone, fasilitas menjalankan beberapa aplikasi pada tata letak layar dengan dukungan multi window, dukungan platform virtual reality, dan kemampuan dalam mengurangi pemakaian bandwidth pada mode data saver.
Android 7.0 Nougat
Android Nougat diperkenalkan pada tanggal 19 Oktober 2016 Android 7.0 Nougat berfokus pada peningkatan performa antarmuka pengguna sehingga lebih intuitif dan menggunakan aplikasi secara bersamaan lebih banyak pada fitur multi jendela. Selain peningkatan fitur tadi, Android Nougat juga menambahkan beberapa fitur lain seperti dukungan cahaya malam atau mode malam, keyboard default yang dapat mengirim animasi GIF langsung dan dukungan panggilan multi-endpoint.
Android 8.0 Oreo
Nama Oreo dipilih Android untuk digunakan pada versi Android 8.0 yang diluncurkan pada bulan Agustus 2017. User interface pada Android Oreo lebih simpel agar memudahkan dalam mengakses aplikasi. Pembaruan pada versi Oreo membawa beberapa fitur seperti fitur IsiOtomatis yang memberikan formulir pengisian formulir misal, dukungan gambar dalam gambar dan pengoptimalan booting agar lebih cepat.
Android 9.0 Pie
Android 9.0 Pie merupakan versi Android terbaru yang dirilis pada bulan Agustus 2018. Fitur unggulan yang dimiliki oleh versi 9.0 Pie ini adalah kemampuan AI atau kecerdasan buatan. Dengan fitur AI smartphone, kamu akan menganalisis dan mempelajari pola penggunaan kamu menggunakan smartphone secara otomatis. Selain itu fitur lainnya yang diusung seperti Adaptive Brightness yang akan menyesuaikan layar secara otomatis dan mendukung ponsel bezel yang kurang.
Android 10
Nama Android berikutnya yang paling terbaru tidak diberi nama seperti pendahulunya yang berkaitan dengan makanan manis. Versi Android terbaru diberi nama Android 10 untuk memperingati bahwa Android telah mencapai 1 dekade secara komersial. Versi Android 10 lebih fokus pada penyempurnaan mode malam atau gelap serta peningkatan fitur penguat suara untuk pembantuan kualitas audio.
OS pada Komputer
IOS (Sistem Operasi iPhone)
iOS adalah singkatan dari Sistem Operasi iPhone. Dari namanya saja, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa iOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan khusus untuk perangkat iPhone.
iOS dikembangkan oleh Apple, perusahaan yang juga membuat iPhone, iPad, dan juga MacBook.
iOS tidak sama dengan Android. Karena Android adalah sistem operasi seluler yang dikembangkan secara open source.
Sedangkan Apple lebih memilih mengembangkan iOS secara tertutup (close source), dan hanya perusahaan berlogo apel ini yang melihat kode sumbernya.
Kelebihan iOS
Lebih stabil karena dikembangkan secara terintegrasi dengan hardware-nya (iPhone)
Memiliki toko aplikasi yang berisi banyak aplikasi dan game
Terintegrasi dengan produk Apple lainnya seperti MacBook, dan iPad
Secara rutin di-update oleh Apple dengan berbagai fitur baru
Jumlah aplikasi dan game terbanyak dibanding OS smartphone lain.
Punya kontrol ketat terhadap kualitas aplikasi yang ada di apps store.
Performa dan kualitas menjalankan aplikasi atau game lebih bagus dibanding smartphone dengan OS lainnya.
Perangkat pun bisa mendapat update OS walau secara hardware jauh tertinggal.
Cloud computing pelopor (media penyimpanan data secara online).
Garansi perangkat internasional.
Harga jual kembali lebih stabil.
Kekurangan iOS
Hanya tersedia di iPhone
Lebih banyak aplikasi dan game berbayar
Kode sumbernya tertutup sehingga kita tidak bisa ikut mengembangkannya
Terkadang iPhone versi lama tidak mendapatkan update ke iOS versi terbaru
Harga perangkatnya relatif mahal
Konektifitas media seperti bluetooth dan pembagian WiFi terbatas hanya untuk sesama iOS saja, tapi masih bisa diakali dengan cara membeli pihak ketiga di apps store.
Aplikasi-aplikasi tertentu kebanyakan berbayar.
harus terhubung dengan iTunes jika ingin mengkoneksikan ke PC.
Tidak ada Slot Micro SD.
Baterai tidak bisa lepas (tidak bisa dilepas)
Mac OS
Mac OS atau singkatan dari Macintosh operating System adalah sistem operasi eksklusif yang hanya terdapat di komputer Apple saja. MacOS yang diluncurkan pada tahun 1984 pertama kali digunakan untuk komputer bernama LISA. LISA tak lain adalah komputer hasil racikan Steve Jobs setelah ia menempuh perjalanan spiritual ke India.
Di atas kertas, pengguna sistem operasi yang satu ini memang tergolong relatif lebih sedikit dibandingkan pengguna Windows. Pasalnya, produk Apple dari dulu sampai sekarang tergolong sebagai perangkat mahal.
Kelebihan:
Lebih stabil
Tampilan antarmuka cocok untuk kebutuhan multimedia
Memiliki keamanan yang tinggi dan tidak mudah diretas
Aman dari Virus
Kekurangan:
Harganya relatif mahal
Kurang optimal untuk bermain game
Tidak open source
Microsoft Windows
Windows merupakan jenis OS terbesar di dunia yang saat ini banyak diadopsi untuk membantu mengakomodir kebutuhan sehari-hari, mulai dari komputer instansi, akademisi, hingga kebutuhan pribadi. Sekarang ini Windows menjadi OS terbaik mengalahkan Linux dan Sistem Operasi lainnya saat ini.
Usai berhentinya proses pengembangan sistem operasi MS DOS, Windows menjadi favorit pengguna karena faktor pendukung sudah terpasang di hampir seluruh komputer IBM dan komputer lainnya.
OS Windows mampu tampil menarik dengan tampilan grafis GUI. Sebagai informasi, OS Windows sejatinya merupakan hasil evolusi dari MS DOS yang beberapa tahun sebelumnya masih berbasis tulisan tanpa gambar.
Kelebihan:
Tampilan antarmuka User Friendly
Lebih mudah dalam proses instalasi
Aplikasi OS Windows melimpah
Kekurangan:
Tidak open source
Berbayar dan lumayan mahal
Mudah diretas karena sistem keamanannya masih lemah
Rentan terkena serangan virus
Linux
Linux diperkenalkan pertama kali oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 silam. Sistem operasi yang satu ini memiliki sifat open-source dimana pengguna dapat menambahkan dan kembali secara bebas tanpa lisensi.
Berkat fleksibilitas ini, rata-rata pengguna linux kerap kali kali pengaturan dan melakukan konfigurasi sendiri untuk membangun sistem. Pengguna OS Linux juga paham paham akan teknologi, sehingga perkembangan Linux sangat pesat dibandingkan OS Windows atau Mac OS yang kebanyakan merupakan pengguna sehari-hari.
Di ranah web hosting, sistem operasi Linux biasanya juga dimanfaatkan sebagai OS untuk komputer server. Anda bahkan bisa memilih versi OS Linux pada server jika menggunakan layanan VPS Murah yang saat ini sudah banyak di jual di Indonesia.
Kelebihan:
Sumber Terbuka
Tidak ada biaya lisensi
Perkembangannya sangat kencang karena dikembangkan banyak orang
Kekurangan:
Tidak disarankan bagi pengguna awam
Aplikasi Linux terbatas
Cara instal Linux terbilang susah
Android
Android adalah sistem operasi yang dirancang oleh Google dengan basis kernel Linux untuk mendukung kinerja perangkat elektronik layar sentuh, seperti tablet atau smartphone. Jadi, android digunakan dengan sentuhan, gesekan maupun ketukan pada layar gadget anda.
Android bersifat open source atau bebas digunakan, bebas, ditentukan dan ditentukan oleh pembuat atau pengembang perangkat lunak. Dengan sifat open source perusahaan teknologi bebas menggunakan OS ini di perangkatnya tanpa lisensi alias gratis.
Begitupun dengan para pembuat aplikasi, mereka bebas membuat aplikasi dengan kode-kode sumber yang dikeluarkan google. Android memiliki jutaan dukungan aplikasi gratis / berbayar yang dapat diunduh melalui google play.
Kelebihan Android
Merupakan Sistem Operasi Open Source. Siapa saja bisa dilihat secara gratis. Para pengembang atau pengembang dimudahkan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan OS ini untuk smartphone yang dibuatnya.
Harganya Beragam
Memiliki Banyak Dukungan Aplikasi. Hal ini juga tidak lepas dari sifat Android yang merupakan sistem operasi Open Source. Pengembang pun mengembangkan untuk mengembangkan aplikasi berbasis kode sumber dari Android. Oleh karena itu, jika Anda masuk ke Play Store, akan ditemukan banyak sekali aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Mudah. Banyak komponen yang bisa Anda atur ulang atau siapkan, mulai dari ROM hingga custom overclock pada sistem operasi. Hal ini bisa berpengaruh terhadap performa ponsel pintar berbasis Android agar bisa bekerja lebih cepat dan sesuai dengan keinginan.
Kekurangan Android
Kerja sistemnya cukup berat. Hal ini menyebabkan banyak memori yang dibutuhkan, baik RAM maupun ROM. Bagi smartphone yang memiliki RAM dan ROM berkapasitas kecil, tentu ini akan menghambat performanya.
Hasil modifikasi sering menyebabkan sistem bekerja tidak stabil dan kurang optimal
Kurang responsif jika disandingkan dengan spesifikasi perangkat keras yang tidak baik. Hal ini terjadi ketika kapasitas penyimpanan ram atau kecepatan prosesor yang digunakan rendah.






















Comments
Post a Comment